Bab 3 : Jualan ke Ring 1

Sudah belajar produck knowledge dan siap berjualan?
Kali Ini Kita Akan Bahas Materi Jualan :

1. Personal Branding
2. Jurus Jualan Ke Ring 1

Karena, product knowledge, testimoni, bank konten, sudah dipelajari.

Sekarang...

Bagimana Produk Sharia Retail Laku?

Mari simak materi pertama Personal Branding....
BELI = PERCAYA


Teori menyebutkan bahwa apa yang muncul dibenak Anda terhadap seseorang maka berpengaruh terhadap tindakan Anda terhadap orang tersebut.

Misal :

Si Andi (samaran), adalah seorang yang pernah meminjam uang kepada Anda.

Namun ia tidak mengembalikan...

Maka dibenak Anda muncul bahwa Si Andi adalah orang yang terbranding sebagai peminjam hutang tapi ga suka bayar.

Maka, ketika dia mau meminjam, Anda tidak mau atau males minjmein uang lagi. Betul?

Karena Anda tidak percaya dia, dan dalam benak Anda sudah tersimpan bahwa dia itu suka ga bayar utang.

ANDA TIDAK PERCAYA LAGI SI ANDI


Nah, dalam jualan pun. produk sebagus apapun tidak akan mau dibeli orang keluarga, saudara, teman, dan kenalan Anda jika personal branding-nya tidak tepat atau kurang bagus.

Jadi, langkah awal sebelum masuk jurus jualan ke ring 1, maka Anda perlu sedikit melakukan strategi agar pesonal branding menjadi lebih baik, dipercaya, dan ngomong soal produk jadi dipercaya.





A. POSTING RELEVAN

Personal Branding adalah konsistensi, persistensi, dan manfaat.

Misal gini :

Si Azhar, adalah seorang dokter. ia sering sharing di facebook personal, facebook grup, wa grup, wa story, instagram dan media sosial perihal edukasi mengenai dunia kesehatan.

Maka, orang melihat si Azhar seorang yang ekspert atau bisa jadi dipercaya dalam dunia kesehatan.

Akhirnya, ketika Azhar ngomong kesehatan, akan dipercaya oleh followers atau teman media sosialnya.

Kemudian, ketika Anda membutuhkan jawaban soal kesehatan, maka memberanikan diri untuk bertanya kepada Azhar karena ingin mendapatkan jawaban yang benar.

Contohlah Anda ingin menanyai soal suplemen yang bagus untuk meningkatkan Imun, lalu sang dokter menjawab produk A.

Kira-kira, Anda akan percaya atau tidak?

YAPS PERCAYA TENTUNYA...

dan Anda membeli produk A misalnya.

Jadi tugas Anda sekarang Adalah :

1. Mulai aktif di media sosial
2. Berbicaralah soal dunia kesehatan, kecantikan dan sejenisnya (relevan dengan produk)
3. Jangan bosenin, posting juga soal kehidupan, hal lucu, dan sejenisnya

Praktek yaaa...




B. BELI SAAT BUTUH

Saat Anda posting soal kesehatan, kecantikan, testimoni produk dan iklan. Apakah Anda berharap mereka yang lihat langsung membeli?

Sebetulnya orang membeli sesuatu karena beberapa kali terbersit didalam pikiran, lalu mulai menimbang-nimbang, dan beberapa kali kena iklan atau dulu pernah kena iklan.

Misal gini :

Si Ucup pernah melihat Anda memposting soal testimoni demam sembuh dengan produk dari Sharia Retail. dan banyak postingan yang sudah dilihat oleh Ucup dari media sosial Anda

Anggap saja Si Ucup melihat postingan pada bulan April, dimana ia masih sehat dan tidak kena penyakit apapun.

Lalu, pada bulan Mei ternyata Si Ucup kena Demam dan kepala pusing karena pekerjaan yang berat kala itu serta makanan yang tidak terjaga

Karena Si Ucup pernah melihat postingan Anda bulan April, lalu pada saat dia melihat media sosial ternyata ada iklan atau penawaran/postingan Anda lagi di media sosial.

Maka, ia pun mulai mempertimbangkan membeli produk Anda

Akhirnya, ia mulai memberanikan diri bertanya dan menjalin konsultasi dengan Anda (DISINILAH PROSES HANDLING BUYER PENTING)

Jika, Anda tepat menghandle nya, maka closing atau pembelian terjadi.

Kesimpulannya, Bahwa seseorang membeli produk itu prosesnya panjang. Tidak semerta-merta langsung membeli dan percaya. Terkadang butuh waktu untuk membuat akhirnya orang membeli pada Anda.

Tentunya, orang membeli saat butuh. Dan, iklan/postingan Anda harus konsisten agar semua ring 1 (lingkungan terdekat) menjadi konsumen Anda nanti saat mereka membuthukan.

Oke?

RING 1 VERSI ALDI


Halo teman-teman semua, kembali lagi bersama saya Kang Aldi.

Saya dikenal dari dulu sebagai orang yang sering ngutak-ngatik website, blog, artikel, dan riset online.

Sejak saya SMA dan Kuliah saya sering posting tentang hal itu di manapun, terutama di media sosial.

Nah, semenjak saya posting mengenai itu. Saya sering ditanya oleh teman soal cara-cara main website, cara ngeblog dan pernah juga menghasilkan karena membantu projek dari teman / guru saya.

Jadi, kunci dari jualan ke media sosial atau ring 1 seperti keluarga, teman, saudara, dan kenalan Anda adalah KONSISTEN POSTING

Dan tugas Anda mempelajari dunia itu agar bisa menjadi konsultan atau orang yang exkpert.

Yuk lihat video berikut :

TIPS BERJUALAN KE RING 1

Saya yakin, Anda semua sudah pernah, bahkan mungkin sering melakukan penjualan ke ring 1. Ada yg mungkin berhasil, dan ada juga yang mungkin tidak berhasil
Jika tidak berhasil, mungkin bukan masalah metodenya yang salah
Tapi ada sesuatu yang mungkin kurang dilakukan
Apa dan dimana kurangnya?

JURUS JUALAN KE RING 1 VERSI ANGGI


MATERI JURUS JUALAN KE RING 1
Biasanya bisa closing 100 pcs di bulan pertama jika diterapkan
Pada dasarnya adalah menjual dengan seni yang lebih elegan kepada keluarga
Kalau bisa gunain segala cara yang halal tentunya untuk meraih penjualan dari ring 1 ini
Oiya, kalau bisa bikin berbagai strategi san skenario salam meraih kepercayaan dari ring 1 Anda
dengarkan selanjutnya disini

LIHAT TESTIMONI MATERI JUALAN KE RING 1 DISINI

Sudah banyak yang praktek dan hasilkan closing di minggu pertama gabung bersama Sharia Retail
@2020 Sharia Grup Indonesia Inc.