Ini Ceritaku Soal Maag dan Penelitian Soal Madu

Halo, Aku mau lanjutkan cerita soal maag di media saosia ltadi...

Setelah diperiksa dokter, ternyata aku sakit maag. Aku berpikir, apa bahayanya sakit maag, hingga aku bisa sampai pingsan?
Bukankah sakit maag hal yang biasa saja, setiap bulan puasa aku sering liat iklan produk obat sakit maag, bukankah obat bebas saja yang di warung bisa mengobati atau meringankan? Karena memangsakit maag adalah penyakit ringan?
Tapi, Pendapatku berubah setelah dokter memperlihatkan hasil labku. Sebuah gambar hasil gastroskopi atau endoskopi aku lupa mana yang benar. Memperlihatkan kondisi lambung yang terlihat seperti lecet kemerahan hampir di semua bagian.
Dokter mengatakan aku beruntung karna belum terbentuk luka-luka berlubang dilambung. Sedikit saja terlambat dalam perawatannya maka kondisiku akan semakin parah.
Seingatku dokter memberikan beberapa obat, antasida, lansoprazol lainnya aku gak ingat, mungkin antibiotik. Kondisiku pun membaik untuk seminggu kemudian.
Dokter menyarankan untuk konsumsi madu agar tidak sering mendapat obat kimia. Dan temanku menyarankan madu ini.
Setelah minum madu ini aku jadi sering sendawa tapi ga ada rasa sakit sama sekali di dalam perut, jadi lebih enak rasanya.
Bulan puasa kemarin biasanya kalo sahur harus minum lansoprazole bahkan kalo ga minum lanso bisa sampe muntah pas waktu buka puasanya. Jadi klo minum lanso ketika buka puasa asam lambung masih suka menyerang tapi ini hanya minum madu ini puasa saya lancar. Maag tidak menyerang
Rupanya kondisiku sudah GERD walaupun belum sampai ulkus peptikum
Terima kasih buat temanku yang menyarankan minum madu ini. Sekarang kondisiku sudah normal, tidak pernah sakit maag apalagi sampai pingsan. Sampai saat ini aku masih rutin mengkonsumsi madu ini untuk menjaga kesehatan lambungku.



Oiya bagi yang belum percaya madu silahkan baca hasil penelitiannya dibawah ya...

Adanya gangguan sistem dalam lambung cenderung menyebabkan terjadinya berbagai penyakit lain. Salah satunya adalah tukak lambung.

Menurut Rush, seorang peneliti kesehatan Barat, dalam tubuh manusia terdapat radikal bebas.

Senyawa ini sangat reaktif mengatalisis reaksi oksidasi dan reduksi. Kadangkala, akibat mengonsumsi makanan tertentu, secara tak sengaja kita telah memicu terbentuknya radikal bebas itu, yang dapat menyerang berbagai substrat dalam tubuh, seperti lemak, asam nukleat, dan protein.

Jika tak dikendalikan, ini akan memicu berkembangnya berbagai penyakit kronis lain. Inilah salah satunya yang perlu diwaspadai oleh penderita sakit maag.

Oleh sebab itu, salah satu yang perlu dilakukan penderita adalah mengonsumsi senyawa antioksidan. Di mana senyawa itu banyak terdapat? Di dalam madu, misalnya.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di majalah Pharmacolres tahun 2001, para peneliti menyatakan bahwa madu bisa membantu pengobatan infeksi lambung.

Mereka juga melakukan penelitian tentang pangaruh madu alami terhadap bakteri yang terbukti bisa menyebabkan terjadinya tukak lambung atau infeksi lambung, yang dikenal dengan bakteri philory. Dijelaskan bahwa pemberian cairan madu dengan konsentrasi 20% dapat melemahkan bakteri tersebut.

Banyak sekali artikel soal Madu yang menyembuhkan Maag ringan sampai kronis lo...