Saya tidak mau hidup hanya untuk bekerja

Akhirnya saya memutuskan untuk investasi.

Ini Cerita Saya Memilih Membeli Property dan Kebun Di Taman Tahfidz Firdaus dan BLST IPB

Halo, Saya Anggi. Seorang pekerja yang tidak pernah memikirkan investasi karena sudah merasa cukup. Bahkan, keuangan saya cenderung berlebih dibanding dengan yang lain karena memang hidup yang sederhana.


Tapi seiring berjalannya waktu saya mulai sadar, bahwa ada kondisi di masa depan yang mungkin saya harus berhenti bekerja ataupun berbisnis. Bisa karena pensiun atau sakit dan kondisi yang tidak bisa diprediksi di masa depan. Sedangkan kebutuhan bulanan selalu ada, bahkan pengeluaran cenderung naik dari tahun ke tahun.


Akhirnya saya mulai belajar mengenai keuangan dan investasi. Dimana, justru disaat berlebih ini harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan untuk investasi di masa depan. Bisa dengan menabung dulu hingga cukup barulah dibelikan kebun, property, dan sejenisnya.


Singkat cerita, saya akhirnya memiliki dana sekitar 100 juta untuk alokasi investasi. Disini saya mulai bingung karena baru pertama kali investasi dan berharap bisa menghasilkan di masa depan.


Kalau membeli property, ternyata butuh uang yang lebih, bisa diatas Rp 500 juta yang dibutuhkan. Saya mencoba mencari referensi dan informasi di internet, ternyata pihak BLST IPB (Institute Pertanian Bogor) yaitu bernama PT Botani Seed bekerja sama dengan developer property syariah dalam membangun kavling agrowisata di Purwakarta.


Nah, karena saya tahu nama besar IPB maka keputusan saya coba ambil yaitu untuk mendatangi Developer Property Syariah bernama Sharia Land untuk mensurvey lahan yang bekerja sama dengan Botani Seed IPB tersebut.


Ternyata konsepnya menarik, dimana Pemilik konsep dan lahan yaitu Sharia Land bekerja sama di purwakarta untuk membangun perkebunan buah jambu kristal dan durian.


Dimana lahan itu diperjual belikan ke saya dalam bentuk 100 meter persegi, dan diatas lahan saya akan ditanami buah jambu kristal dan buah durian monthong.


Hasil dari jambu kristal dan durian itu akan diberikan 70% berupa penghasilan kepada pemilik lahan yaitu saya. Bahkan 10% dari hasil itu diberikan menjadi bentuk sedekah ke yayasan di sekitar lokasi.


Alhasil saya bisa dapat passive income, sedekah/ wakaf seumur hidup, dan insyaa Allah berkah dunia akherat.


Tidak perlu khawatir juga mengenai pengelolaan tanaman.

Dimana pengelolaan hingga pemasaran dikelola oleh pihak BLST Botani Seed IPB.


Alhamdulillah, saya bisa menemukan investasi yang aman, berkah, dan menghasilkan.


Yaitu di Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta.


Silahkan Tonton Videonya

Saya memutuskan untuk memilih Taman Tahfidz Firdaus bukan karena passive incomenya saja.


Tapi, karena saya merasa banyak sekali dosa yang pernah saya buat. Serta amalan yang tidak tahu diterima atau tidak. Maka saya memutuskan untuk bisa mendapatkan amal jariyah ketika nanti saya sudah tiada.


Dimana, di Taman Tahfidz Firdaus ini ada program wakaf dan sedekah seumur hidup. Sehingga selain dapat uang atau passive income dunia, saya bisa dapat passive income akherat yaitu amal jariyah. Aamiin

Mau Seperti Saya? Klik Tombol Biru Dibawah

Klik Tombol Biru

@2020 Sharia Grup Indonesia Inc.